Menu

11 Tahun MBS Mengabdi, Momentum Menguatkan Langkah Satu Hati Satu Visi  

22/01/2019 | CORETAN

 

11th

20 Januari 2019, Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (MBS) Sleman Yogyakarta berusia 11 tahun. Memasuki Dasawarsa ke 2, tentu menjadi sebuah momentum bagi semua pihak di MBS untuk menguatkan langkah perjuangan, menyatukan hati, visi dan misi bersama.  Sejak berdiri 20 Januari 2008 silam, pesantren ini melewati berbagai dinamika yang mewarnai langkah perjuangan para pendiri, pengelola, guru asatidz karyawan dan semua yang terlibat didalamnya.

Pada dekade jilid dua yang bermula tahun ini semestinya semua pihak kembali merapatkan barisan dalam satu hati dan visi untuk mewujudkan peradaban baru sebagaimana digaungkan pada milad 1 dasawarsa tahun lalu. Mengambil tema Satu Hati Satu Visi tentu bukan sebuah kalimat sederhana, seyogyanya semua pihak mengambil momentum baik ini untuk bergerak bersama dalam kesatuan hati dan visi.

Selama kurun waktu 11 tahun pencapaian-pencapaian spektakuler dari pesantren ini harus menjadi spirit bersama seluruh pihak yang membersamai perjalanan lembaga ini, ribuan santri yang datang dari penjuru negeri adalah bukti kepercayaan masyarakat yang harus dijaga dan menjadi pematik semangat para pengelola. Penataan sistem manajemen yang strategis yang memadukan pendidikan, ekonomi dan dakwah secara modern harus terus ditingkatkan. Bertumbuhnya unit-unit usaha dibidang ekonomi menjadi sebuah harapan kemandirian pesantren bisa segera terwujud, tentu saja ini akan menjadi penopang utama pilar pendidikan dakwah dan sosial dimasyarkat.

Melalui momentum milad 11 tahun, semestinya seluruh pihak merapatkan barisan jamaah, meluruskan niat, membersihkan hati dan memperkokoh keikhlasan dalam perjuangan. Dua kata diawal tema “Satu Hati” mengandung makna yang tersirat bahwa pesantren ini harus terus bertumbuh dengan bersatunya hati para pengelola, pimpinan, asatidz, santri dan wali santri,  menyatunya hati yang bersih tanpa noda yang bisa mengotori perjuangan bersama. Dengan kesatuan hati yang ditumbuhi rasa cinta maka kebanggaan kita sebagai bagian dari pesantren ini akan membawa pada bertumbuhnya sikap optimisme bagi semua pihak. Rasa optimisme ini penting, sebagai sebuah pondasi awal, yakin bahwa MBS adalah ladang amal terbaik yang akan membawa sebuah muara tujuan kebahagiaan dunia dan akhirat.

Dua kata berikutnya dalam tema yaitu “Satu Visi” mengandung makna bahwa kapal besar ini harus dibawa menuju satu pelabuhan indah yang bernama dermaga bahagia, dimana semua penumpang akan tiba pada satu tujuan besar yaitu terwujudnya sebuah lembaga pesantren yang berkualitas dalam mencetak kader-kader Muhammadiyah yang berlandaskan Qur’an dan Sunnah. Semestinya visi mulia ini diketahui oleh semua pihak, dan menjadi irama gerakan yang tidak boleh terlupakan.  Dimana kita tahu harapan ini ditanam oleh setiap warga persyarikatan yang mempercayakaan MBS sebagai tempat terbaik bagi putra-putrinya. Melalui kesatuan visi yang difahamkan bersama, maka yakinlah tujuan dan niat suci ini akan bisa tercapai. Sinergi satu hati dan satu visi bagi pihak yang merasa memiliki MBS ini harus terus dibangun, karena  sejatinya ibarat gedung megah, konstruksi dan pondasi dasar bangunan harus memperhatikan sinergi antara ukuran besi, takaran bahan semen dan material yang sesuai.

Akhirnya, melalui momentum perjalanan 11 tahun MBS ini, semua berharap simpul-simpul yang masih menyekat bisa terlepas,  problem-problem utama dalam pembinaan, pendidikan dan lain-lain bisa segera diurai.  Ini PR besar bagi kita, bukan hanya para pimpinan, asatidz namun semua pihak yang  mencintai pesantren ini.  InsyaAllah akan lahir semangat baru dalam menyatukanya langkah besar bersama dalam satu hati, satu visi untuk terus bersinergi demi MBS yang terus tumbuh dan berkembang. Terimakasih kepada para pendiri, para penasehat pondok, dan ayahanda BPH, termasuk PCM Prambanan yang terus memberi support sampai hari ini bagi perjalanan MBS,  kita yakini bahwa merekalah orang-orang yang akan terus membersamai kita dan menghantarkan MBS menuju dermaga bahagia dunia dan akhirat.

Yogyakarta, 20 Januari 2019 ; 02.25 // al fakir Odjie

Share to Media

Related For 11 Tahun MBS Mengabdi, Momentum Menguatkan Langkah Satu Hati Satu Visi