CATATAN Liga Primer Inggris: Konsistensi Sang Raja Dan Runtuhnya Liverpool

Kiprah The Big Four sampai munculnya tim kejutan yang mewarnai empat besar Liga Primer Inggris menjadi catatan menarik sampai sejauh ini.

Sembilan pertandingan atau sekitar seperempat kompetisi Liga Primer Inggris telah dilewati. Beberapa klub mengawali kompetisi ini sesuai dengan yang diprediksikan, namun ada juga tim yang menampilkan performa dibawah ekspetasi dan tim yang tidak disangka-sangka menembus papan atas Liga Primer.

The Big Four [Chelsea, Manchester United, Arsenal dan Liverpool] yang selalu menjadi favorit juara ketika kompetisi dimulai mengawali seperempat Liga Primer dengan berbeda. Sang raja [juara musim lalu, Chelsea] masih menunjukkan kualitas mereka sebagai pemegang mahkota juara. Disaat tim lainnya kesulitan meraup poin dari tim-tim kecil, Chelsea terus menjaga performa mereka diatas lapangan dan hasilnya Chelsea selalu menang dengan margin gol diatas satu.

Chelsea mengawali kompetisi dengan membantai West Bromwich Albion dan Wigan Athletic dengan skor telak yaitu 6-0. Selanjutnya Chelsea terus meraih kemenangan ketika menghadapi tim-tim yang levelnya berada dibawah mereka.

Ujian sesungguhnya datang di minggu ke-enam, dimana Chelsea bertandang ke City Of Manchester, kandang dari Manchester City. Dalam laga tersebut Chelsea dipaksa menyerah 1-0 lewat gol tunggal Carloz Tevez. Kendati kalah untuk pertama kalinya setelah menang di lima laga awal, Chelsea langsung meraih kembali kepercayaan diri mereka setelah membekuk salah satu rival berat mereka, Arsenal, di Stamford Bridge satu minggu kemudian.

Konsistensi Chelsea dalam meraih kemenangan membuat The Blues kokoh di puncak klasemen sementara Liga Primer, unggul lima poin atas pesaing terdekat mereka Arsenal, United dan City.

Lain halnya dengan United dan Arsenal, kedua tim tersebut gagal mempertahankan performa mereka sehingga kerap kehilangan poin meskipun hanya menghadapi tim-tim yang levelnya berada di bawah mereka.

  

Runner-up musim lalu Manchester United menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan musim ini. Namun meskipun demikian United sering membuang poin meskipun lawan mereka adalah tim-tim kecil. Dalam sembilan laga, United hanya mampu menang sebanyak empat kali dan sisanya seri. Hal tersebut termasuk mengkhawatirkan karena United belum mendapat ujian dari rival mereka, kecuali Liverpool yang mereka taklukkan dengan skor 3-2.

Arsenal yang masih mengandalkan skuad muda mereka juga masih kerap kerepotan apabila berhadapan dengan tim besar. Arsenal gagal meraup poin penuh ketika berhadapan dengan The Big Four lainnya, yaitu seri ketika dijamu Liverpool dan takluk oleh Chelsea di Stamford Bridge. Namun dalam pertandingan terakhir The Gunners berhasil menaklukkan Manchester City di kandang mereka sendiri, meskipun saat itu City bermain dengan sepuluh orang sejak menit kelima.

Dengan kemenangan tersebut Arsenal masih layak untuk masuk ke persaingan perebutan mahkota juara Liga Primer.

Liverpool yang musim lalu harus gagal masuk ke zona Liga Champions harus menerima kenyataan lebih pahit lagi sementara ini. Selain dibelit masalah internal tim, salah satu anggota The Big Four ini harus berjuang untuk keluar dari zona degradasi.

Liverpool langsung dihadang dengan agenda berat dalam lima laga awal mereka yaitu menjamu Arsenal di matchday satu, bertandang ke markas Manchester City seminggu kemudian dan bertandang ke Old Trafford di matchday kelima. Lima poin dalam lima laga awal yang diwarnai dengan kekalahan dari duo Manchester tampaknya masih dianggap wajar oleh sebagian fans. Namun The Reds malah semakin terpuruk ketika hanya mendapatkan tambahan satu poin ketika menghadapi Sunderland, Blackpool dan Everton yang seharusnya berada di bawah level mereka.

Kekacauan internal tim tentang kepemilikan klub membuat konsentrasi para pemain Liverpool pecah. Namun problem tersebut akhirnya terselesaikan dengan hadirnya pemilik baru untuk Liverpool yaitu NESV.

Kehadiran pemilik baru tersebut tampaknya benar-benar membawa angin segar bagi Liverpool, terbukti dengan berhasil menaklukkan Blackburn setelah lima pertandingan sebelumnya selalu gagal meraih kemenangan. Dan patut untuk ditunggu apakah kemenangan tersebut menjadi titik balik perjalanan Liverpool musim ini.

Limbungnya Liverpool membuat dominasi The Big Four goyah, ada beberapa tim yang tampaknya sudah siap menggantikan The Reds. Manchester City dan Tottenham Hotspur yang musim lalu menduduki peringkat lima besar kembali menunjukkan kualitas mereka. Sementara itu, ada satu tim lagi yang diluar dugaan sempat masuk ke posisi empat besar musim ini yaitu West Bromwich Albion.

Manchester City yang mempunyai dana melimpah mulai menunjukkan geliatnya sebagai pesaing dalam perebutan gelar juara. Klub yang menempati posisi kelima musim lalu ini tampil cukup baik di sepanjang seperempat kompetisi yang sudah lewat ini. Mengawali kompetisi dengan hasil yang kurang memuaskan yaitu hanya meraup lima poin dari total 12 poin yang ada, namun kemudian City dapat meraih konsistensi mereka di matchday kelima, meskipun akhirnya takluk 3-0 dari Arsenal di matchday terakhir. Namun menjungkalkan dua klub besar, Liverpool dan Chelsea, membuat keberadaan City menjadi sinyal bahaya bagi The Big Four.

Tottenham Hotspur yang musim lalu menempati posisi Big Four kembali menunjukkan eksistensi mereka. Meski sekarang berada di peringkat lima karena digeser oleh City. Tottenham masih perlu meningkatkan performa mereka, karena hanya Tottenham yang sejauh ini belum menghadapi salah satu dari The Big Four. Tottenham malah kehilangan poin dari West Ham dan Wigan Athletic yang membuat mereka masih tertahan di posisi kelima di klasemen sementara.

Klub yang paling mengejutkan adalah West Bromwich Albion yang kini menduduki peringkat ke-enam klasemen sementara. Yang perlu dicatat dari klub ini adalah mereka telah menghadapi semua anggota The Big Four plus Tottenham! Meskipun harus takluk oleh Chelsea dan Liverpool, keberhasilan West Bromwich menahan imbang United dan Tottenham dan juga keberhasilan mereka menghantam The Gunners membuat mereka mampu bertengger di posisi enam besar. Dengan demikian sisa laga selanjutnya bisa dibilang lebih mudah daripada kelima klub yang berada diatasnya.

Catatan diatas bukanlah sebuah final dari kompetisi Liga Primer ini, semua masih berujung pada sebuah ketidakpastian. Apakah Chelsea tetap mempertahankan mahkotanya? Apakah akan ada raja baru? Apakah West Bromwich mampu menembus empat atau bahkan tiga besar? Atau apakah Liverpool akan terdegradasi?

Share to Media
2 thoughts on “”
  1. I am also writing to make you know what a impressive encounter my friend’s girl gained reading through your web page. She learned plenty of pieces, which include what it’s like to possess an amazing helping mood to let most people smoothly know several impossible subject matter. You truly exceeded our own expectations. Thank you for offering these necessary, safe, explanatory and even fun tips about this topic to Julie.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.