Menu

Seni Budaya cermin kebesaran suatu Bangsa

wayan013Pagi ini saya awali dengan sarapan informasi melalui media online favorite saya, tertarik untuk membaca berita tentang seni budaya Indonesia yang saat ini semakin banyak diakui sebagai budaya yang perlu dilestarikan.  Saya begitu takjub, kagum dan bangga ketika membaca berita tentang Musik Anglung yang mengalun dibawah salju Swedia.  
(http://travel.kompas.com/Alunan.Angklung.di.Bawah.Salju.Swedia-5)

Belum lama ini tepatnya hari Sabtu 04 Desember 2010 yang lalu  Perhimpunan Kebudayaan Masyarakat Indonesia (PKMI/Indonesiska Kulturforeningen) bekerja sama dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia di Swedia (PPI Swedia) juga didukung oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Swedia menyelenggarakan perayaan Indonesien Night 2010 di Kota Gothenburg, Swedia.  Acara tersebut menjadi peryaan atas pengakuan UNESCO terhatap Seni Musik Angklung sebagai Warisan Budaya Dunia aseli dari Indonesia.
Sebagai anak bangsa yang cinta akan budaya bangsa, ada rasa bangga dalam diri saya. Namun terkadang ada persaan miris dan prihatin, ketika masih banyak diantara kita yang tidak perduli dengan budaya bangsa sendiri.  Ketika kita hanya bisa membaca berita terkait budaya kita yang begitu banyak di kagumi, bahkan banyak warga asing yang berminat ingin mempelajari, sebagian dari kita malah lebih memilih seni dan budaya asing milik negara lain.
Ironis memang, ketika ada yang mengatakan bahwa Bangsa yang besar adalah bangsa yang mencitai dan melestarikan seni budayanya.Tapi tidak sesuai dengan apa yang kita saksikan saat ini. Sebagai contoh, saya lebih sering menyaksikan para remaja disekitar rumah saya, mereka begitu antusias dan bersemangat ketika ada konser musik yang menghadirkan penyanyi asing dengan musik ala barat. Tapi ketika ada pagelaran Wayang Kulit, atau Musik tradisional yang terjadi adalah sepinya penonton. Tidak nampak anak-anak muda yang antusias seperti konser musik dari luar.  Yang terlihat hanya beberapa orang tua, atau mereka yang masih peduli dengan budaya kita.
Salah siapa? Tentunya gak boleh kita salahkan siapa-siapa, dan tak perlu kita tanyakan ini pada rumput yang bergoyang. Yang jelas saya masih percaya, banyak diantara kita yang bangga dengan budaya kita, masih ada sebagian dari kita yang cinta dan tersentuh hatinya ketika seni budaya bangsa kita ditampilkan di acara-acara Internasional, dan disaksikan oleh masyarakat dunia.  Bukankah kita sudah sepakat, bahwa bangsa ini adalah bangsa yang kaya akan seni, budaya, dan segala macamnya. Jadi sudah saatnya kita mengalihkan cinta kita pada budaya bangsa sendiri, bangga Indonesia sebagai cerminan kebesaran bangsa kita.

Related For Seni Budaya cermin kebesaran suatu Bangsa