Menu

Tentang Zakat

01/09/2010 | Uncategorized
Mengapa Zakat itu penting buat kita ???
Dulu saya sering bertanya-tanya, kenapa sih kita diharuskan berzakat? ternya baru tau bahwa harta itu Kotor, dan Zakat yang berfungsi membersihkannya. Demikian sejatinya ungkapan yang harus dimiliki oleh seorang muslim. Ungkapan ini sebenarnya tidaklah terlalu berlebihan, apalagi mengingat konsep zakat yang memiliki tujuan untuk membersihkan harta dan mensucikan jiwa, seperti dalam firman Allah SWT: “Ambillah zakat itu dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan (harta) dan mensucikan (jiwa) mereka” (QS. At−taubah : 103)
Ayat ini telah menegaskan begitu pentingnya arti zakat bagi mereka yang memenuhi kategori wajib zakat, yaitu para hartawan dan kaum aghniya yang menginginkan harta yang bersih dan jiwa yang suci, sehingga hidup menjadi berkah. Karena zakat sebagai ibadah maaliyah ijtimaiyah (ibadah yang terkait dengan harta dan jiwa sosial yang dimiliki) adalah satu−satunya cara untuk membersihkan harta dari segala kekotoran yang menghinggapinya. Maka dari itu, tidak dapat ditawar−tawar lagi, zakat adalah perintah Allah yang mutlak harus dipenuhi.
Artinya, 2,5% dari harta (penghasilan) yang diperoleh secara rutin adalah hak orang lain. Entah itu penghasilan yang berbentuk gaji, komisi, bonus dan lain−lain, yang memenuhi nisab zakat. Itulah yang dimaksud Zakat Penghasilan (Profesi). Allah SWT menegaskan dalam firmannya: “Dan pada harta−harta mereka terdapat hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian (yang tidak meminta).” (QS. Adz−Dzaariyaat : 19)
Kalau mau dihitung secara matematis pun, berarti masih ada 97,5% dari penghasilan yang diperoleh. Nilai inilah yang bisa digunakan sepenuhnya. Tentu jumlah ini masih sangat besar. Walaupun secara matematis jumlahnya berkurang tetapi nilainya justru bertambah, karena keuntungan yang diperoleh akan jauh lebih besar. Mengapa demikian? Karena harta itu akan menjadi bersih, kemudian berkah, lalu tumbuh dan berkembang, sebagaimana arti dari zakat itu, yang berasal dari kata”Zaka”, yaitu :Tumbuh dan Berkembang. Bukankah setiap orang menginginkan harta yang berkah, sehingga hidupnya nyaman, mudah, tentram serta terlindung dari kegelisahan dan kekhawatiran
Sayangnya, tidak semua orang mengetahui arti pentingnya zakat ini. Kalaupun ada sebagian yang mengetahui, belum tentu orang−orang yang mengetahui arti pentingnya zakat ini, mau untuk menunaikan zakatnya secara konsisten dan teratur. Mungkin karena rendahnya pemahaman atau dangkalnya keimanan mereka.
Bagi mereka yang rendah imannya serta dangkal pemahamannya, bila mendengar perintah ‘zakat’, pasti akan sangat mengerikan dan dirasakan sebagai bahaya yang akan merusak perekonomian mereka dan mengurangi harta yang telah mereka peroleh dengan susah payah. Mereka akan senantiasa berupaya mencari cara agar tidak perlu berzakat dan masuk dalam kelompok orang yang tidak wajib zakat, dengan bebagai dalih dan alasan.
Mereka mengutarakan kebutuhan hidup mereka yang begitu banyak, mulai dari kebutuhan makan yang enak, pakaian yang bagus, rumah besar, kendaraan mewah, jalan−jalan keluar negeri, dan kebutuhan−kebutuhan mewah lainnya yang senantiasa harus dipenuhi dan selalu dirasakan belum cukup. Apalagi bila harus dikurangi dengan berzakat. Karena bila harus mengeluarkan zakat, apalagi harus berinfaq dan bershadaqoh, pasti kebutuhan hidup akan semakin tidak tercukupi. Harta yang diperoleh akan senantiasa dirasakan tidak cukup..tidak cukup..dan tidak cukup.

Related For Tentang Zakat