Menu

Tentang Wukuf di Arafah

islamic_wallpaper_by_shorawak-d41slws

Arafah adalah Kota di sebelah timur Makkah ini juga dikenal sebagai tempat pusatnya haji, yaitu tempat wukuf dilaksanakan, Wukuf di Padang Arafah adalah inti ibadah haji adalah wukuf.

Apabila jamaah yang sedang mengerjakan ibadah haji tidak dapat melaksanakan wukuf dengan baik, maka tidak sah ibadah hajinya.Secara fisik, wukuf Arafah adalah puncak berkumpulnya seluruh jamaah, yang berjumlah jutaan, dari penjuru dunia dalam waktu bersamaan.

Secara amaliah, wukuf Arafah mencerminkan puncak penyempurnaan haji.Arti lain dari wukuf adalah hadir dan berada di Arafah pada waktu tertentu antara waktu dzuhur dan ashar.

Melaksanakan Wukuf hanya satu hari (siang hari) pada tanggal 9 Dzulhijjah pada penanggalan Hijriyah. Wukuf di Arafah adalah rukun haji yang paling utama, sehingga Rasulullah bersabda, “Haji adalah (wukuf) di Arafah.”

Wukuf dimulai sejak tergelincirnya matahari, atau sejak masuknya waktu Zuhur. Dimulai dengan mendengarkan khutbah, lalu mengumandangkan azan, kemudian iqamah, setelah itu lakukan shalat Zuhur dua rakaat, kemudian iqamah lagi, lalu lakukan shalat Ashar dua rakaat, dengan cara qashar dan jama’ pada waktu Zuhur ( jama’ taqdim ).

Selesai shalat Zuhur dan Ashar, hadapkan diri anda ke arah kiblat, lalu perbanyaklah membaca doa, zikir, tilawatul qur’an. Karena doa yang paling utama adalah doa pada hari Arafah.

Saat itu anda berada di tempat dan waktu yang sangat berharga dan sangat mustajabah. Saat itu Allah membanggakan hamba-hamba-Nya yang datang dari berbagai penjuru memenuhi panggilan-Nya, karenanya Dia akan memenuhi apa yang mereka minta dan mengampuni orang-orang yang bertaubat.

Maka, jangan lewatkan waktu-waktu anda yang sangat berharga tersebut dengan hal-hal yang sepele, seperti jalan kesana kemari, belanja atau berfoto sana -sini. Manfaatkan dengan banyak beribadah.Jika merasa letih, Anda boleh istirahat sebentar, atau anda makan dan minum untuk mengembalikan stamina.

Bacaan utama saat wukufadalah “Laa ilaaha illawloohu wahdahu laa syariikalah, lahul-mulku walahul-hamdu wa huwaalaa kulli syaiin qodiir”

Upayakan untuk membaca doa dan zikir yang telah ada ketetapannya dalam Al-Quran dan Sunnah. Wukuf dapat terlaksana minimal dengan berdiam sebentar di Arafah setelah matahari tergelincir pada tanggal 9 Dzulhijjah, namun wajibnya dia berdiam di Arafah adalah hingga matahari terbenam. Namun waktu wukuf masih terbuka hingga waktu fajar tanggal 10 Dzulhijjah.

Ketika matahari terbenam pada hari Arafah, bersiap-siaplah berangkat ke Muzdalifah untuk mabit pada malam tanggal 10 Dzulhijjah.

Rasulullah menyampaikan khutbahnya yang terkenal dengan nama khutbah wada atau khutbah perpisahan, di Arafaf dan tak lama setelah menyampaikan khutbah itu beliaupun wafat. Dan saat itu, turunlah ayat Al-Quran, surat al-Maaidah ayat 3 sebagai pernyataan telah sempurna dan lengkapnya ajaran Islam yang disampaikan Allah SWT melalui Muhammad saw.

Firman Allah SWT : “..Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmatKu dan telah Kuridhai Islam itu menjadi agama bagimu.” (Al-Maaidah:3). [ ]

Related For Tentang Wukuf di Arafah