Menu

Pak Dahlan, Marah lagi dong pak,….

21/03/2012 | CORETAN, RENUNGAN

Berita seputar Pak Dahlan Ngamuk di pintu Tol Senayan Selasa 20 Maret 2012 kemarin cukup menarik perhatian saya, dan tak heran setelah kejadian itu dibeberapa media jejaring sosial cukup ramai dibicarakan bahkan menjadi topik utama.

Tanpa bermaksud latah, dan ikut-ikutan komentar, saya ingin sedikit turut menjadikan kejadian itu sebagai topik dalam artikel ini. Sebenarnya kemarahan beliau cukup normal dan wajar, dan tentunya sudah pada tempatnya ( saat ini banyak orang marah dengan tidak wajar dan tidak pada tempatnya).

Pak Dahlan, menteri yang satu ini cukup banyak membuat sesuatu yang berbeda dari para pejabat yang biasanya, mulai dari gaya berpakaian yang sederhana dengan ciri kemeja putih sederhananya, sepatu cat yang sering digunakan di acara resmi, hingga pengalaman beliau menginap di gubug reot seorang warga di Sragen beberapa hari lalu.

Terlepas dari itu semua Sosok Pak Dahlan Iskan memang selalu menjadi sumber berita yang menarik. Menarik karena sang menteri yang membawahi badan usaha-badan usaha berplat merah ini selalu membuat tindakan-tindakan yang langsung nyata efeknya, do more and more. Kemarin Selasa (20/03) Dahlan mendadak menjadi petugas pintu tol di gerbang tol Semanggi menuju Slipi, Jakarta Barat.

Tanggap terhadap ketidakberesan memang layak menjadi persyaratan seorang pejabat publik.Ketika acara rapat dan membuat laporan yang tak pernah dibaca dan hanya sekedar menjadi acara ritual di BUMN, Dahlan Iskan segera menguranginya sampai 50% dan menggunakan waktu itu untuk lebih banyak bekerja. Saat mengetahui banyak anggaran keluar untuk bonus dan biaya perjalanan pejabat, ia segera sigap memangkasnya.

Saya jadi berandai-andai, jika semua pejabat atau sebagian dari banyak pejabat bisa seperti beliau, wah tentunya negeri kita ini bisa menjadi lebih baik lagi. Kembali lagi pada kejadian waktu beliau marah-marah di pintu Tol sambil menyempatkan diri menjadi petugas tol dadakan, Bukan adegan marah-marah beliau yang saya kagumi, bukan karena kekesalan beliau melihat kondisi yang tidak sesuai dengan peraturan, tetapi beliau memberikan waktu berharganya hanya untuk mengurusi masalah sepele tersebut. Subahanallah, mungkin beliau inilah salah satu tombak emas pejabat di Indonesia ini, saya benar-benar kagum pada tindakannya.


Bagaimana saya tidak kagum? Jarang banget ada pejabat yang rela menyisihkan waktunya untuk mengurusi masalah kecil seperti ini? Biasanya, pejabat kebanyakan akan menggunakan mobil dan sepeda motor polisi untuk menyingkirkan kendaraan-kendaraan yang menghalangi jalannya. Dan, biasanya juga, pejabat kebanyakan akan marah-marah karena kemacetan dan terlambat menghadiri rapat. Tetapi apa yang dilakukan oleh pak Dahlan ini adalah suatu bentuk spontanitas yang bermakna dan tentunya bermanfaat bagi orang lain.


Banyak pujian mengalir dan ditujukan kepada pak Dahlan. Namun, keyakinan saya mengatakan bahwa beliau tidak mengharapkan pujian, ketenaran, dan kehebohan seperti itu. Beliau hanyalah manusia biasa yang ikut merasakan ketidaknyamanan dan berhubung beliau adalah seorang pejabat negara, maka beliau menggunakan kekuasaan yang melekat pada jabatannya tersebut untuk mencari solusi dan memperbaiki keadaan secepatnya. Coba saja kalau kita yang melakukan hal tersebut, boro-boro dipuji, justru bisa masuk penjara!. Buat pak Dahlan, kalau perlu marah-marah lagi dong, marah pada ketidak adilan di negeri ini, marah pada para rekan-rekan sesama pejabat yang tidak disiplin, yang korupsi, yang seenaknya sendiri tidak memikirkan rakyak kecil.

Related For Pak Dahlan, Marah lagi dong pak,….