Ahha…. ada lagi aksi sensasi dari anggota DPR kita yang satu ini, lumayan membuat saya tergelitik dan senyum-senyum sendiri ( alhamdulillah hari ini saya banyak senyum). Setelah sukses berhasil merebut Kursi Anggota Legislatif (DPR) beberapa waktu lalu, ternyata tidak menjadikan Pak Suryo puas. Aksi ini membuat rekan-rekan saya di Tweeter menjadi ramai, terlepas dari apa yang sebenarnya terjadi saya jadi merasa prihatin.
Seperti berita yang sudah beredar luas, anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Demokrat Roy Suryo bersama istrinya saling berebut tempat duduk di pesawat Lion Air tujuan Jakarta-Yogyakarta, Sabtu pagi kemarin. Pak Roy dan istri dijadwalkan berangkat menuju Yogyakarta dengan pesawat Lion Air pukul 07.45 WIB. Namun Roy nekat masuk dalam pesawat yang sama dengan jam keberangkatan lebih awal, yakni pukul 06.15. ( wah emang bisa ya, kalo udah jadi anggota DPR main srobot begitu… )

Dan akhirnya yang terjadi adalah Pak Roy dan istri harus beradu mulut dengan calon penumpang pesawat Lion Air yang telah membeli tiket dengan nomor tempat duduk yang telah ditempati Roy dan istri.
Aksi saling berebut tempat duduk ini sempat menimbulkan percekcokan mulut dan mengakiatkan keberangkatan pesawat tertunda hingga beberapa menit.  Kapten pesawat malah sempat keluar dari ruangannya dan ikutan mengancam untuk tidak menerbangkan pesawat. (waduhh ).

Pak Suryo sendiri punya cerita yang beda tentang kejadian ini, inilah cerita insiden kejadian versi pak Pak Suryo.

Akhirnya seharian kemarin hingga pagi ini saya masih asyik melihat para rekan2 tweeter ikut rebutan tweet, dan gak kalah seru pak Suryo juga mengklarifikasinya lewat tweet juga.  Hari ini masih rame, yang menarik adalah kronologis kejadian yang bervariasi membuat saya jadi bingung versi mana yang benar.


Terlepas dari itu semua, hendaknya keributan semacam ini gak perlu terjadi manakalah kita semua saling menghormati, menghargai dan tidak bersikap arogan satu sama lain.Karakter semacam ini sepertinya sudah jarang kita temukan, lebih-lebih kalau kita tau berada di posisi yang kita anggap paling benar. Saya sendiri merasa malu, melihat para tokoh publik yang seharusnya kita contoh hal-hal positifnya lha kok malah ikut menghiasi berita yang terkesan kurang baik dimata publik. 
Yang mana yang benar dengan beragam versi cerita yang berbeda semoga ini menjadi pelajaran buat kita, dan mengambil sisi positifnya. Bener gak bro and sis…!
Share to Media
30 thoughts on “Ahaa… Rebutan Kursi di pesawat !”
  1. I’m just commenting to let you be aware of of the fabulous discovery my cousin’s daughter experienced going through your site. She even learned lots of issues, most notably how it is like to have a very effective giving mindset to have many others just gain knowledge of chosen grueling matters. You really did more than our desires. Many thanks for distributing the important, healthy, educational and as well as easy thoughts on the topic to Gloria.

  2. Hihihi ngeliatin tingkah anggota dewan emang bikin kepala geleng2 kaya abis tripping neggak oskadon 5 papan. Ya sutralah Mas, kita anggap hiburan ajah, lumayan nonton opera sabun gratisan 🙂

    Btw thanks yah Mas Odjie dah mampir ke rumah keluargazulfadhli. Maap baru bisa berkunjung balik, maklumlah Bu Bunting sok sibyuk hehehe

  3. Hihihi ngeliatin tingkah anggota dewan emang bikin kepala geleng2 kaya abis tripping neggak oskadon 5 papan. Ya sutralah Mas, kita anggap hiburan ajah, lumayan nonton opera sabun gratisan 🙂

    Btw thanks yah Mas Odjie dah mampir ke rumah keluargazulfadhli. Maap baru bisa berkunjung balik, maklumlah Bu Bunting sok sibyuk hehehe

  4. # All : Makasih semuanya, yang jelas kita sebagai bangsa yang berbudaya mestinya membuang jauh-jauh prilaku seperti itu. Gak usah di contoh, karena pejabat seperti beliau memang selalu ada sisi positif dan sisi negatifnya,

  5. Iya sih mas, mentang-mentang pejabat terus asal serobot, gak benar itu. Sikap kita sebagai penumpang seharusnya juga patuh pada aturan yang berlaku, demikian juga awak kapalnya harus lebih professional dalam memberikan pelayanan.

  6. Heee ya jelaslah pasti terjadi saling berebutan, karena tidak sesuai dengan keberangkatan dan jadwal tiket, heeee…mungkin ini juga yang mengakibatkan macet di udara yach…karena saling serobot heee

  7. wah..lagi-lagi contoh gak bagus di tunjukan sama pejabat di negara kita..baru tau juga tentang berita ini..gak punya twitter sih..^__^

    salam kenal,makasi dah mampir k blog saya

  8. cuman nggak suka aja sih sama sikap mentang-mentangnya Roy Suryo.. masa mntang2 jadi pejabat trus bilang : anda nggak tau siapa saya.. ckckck.. (setelah baca versi lengkapnya)
    potret pejabat yang salah nggak mau ngakuin.

  9. # Yhantee : Walaikumslm…. Salam kenal juga mbak…
    semoga silaturahmi ini bermafaat

    # Cerpenis : Iya… kita usulin aja beliau kalo lagi pulang kampung suruh naik bus aja… hehehehe

  10. @kyknya saya nanti harus belajar nge-tweet ini pak. Hehehehe…

    ^_^

    O ya pak, panggil saya dg embel2 “kang” saja…
    panggilan “akhi” terdengar gak sreg di telinga…soalnya org2 jowo lebih sering panggil.. “kang, jang, cah, mas..”

    Hehehehe..

    oke pak…

    ^^

  11. Assalamualakum.

    Sayabaru tahu pak…
    **Gak update bgt ya…Maklum saya juga gak tweet”an.. Gak paham.
    hehehehe

    tapi bgmn pun juga saya cuma berkata

    Wallahu'alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.