Bangsa serba Palsu

Bicara soal yang palsu-palsu, negeri kita patut berbangga, karena bukan hal yang aneh dan asing lagi kalau masalah yang satu ini. Beberapa diantaranya bahkan sudah menjadi hal yang biasa atau bahkan sebuah keharusan.
Identitas Palsu :
Minggu negeri kita sedang heboh dengan berita yang menjadi topik hangat disetiap media, lihatlah tentang seorang “umar” yang melaporkan “istrinya” karena ternyata memiliki identitas palsu. Lha kok bisa, punya istri seorang laki-laki, ternyata semua berkas dokumen untuk pernikahan juga palsu. Teman kantor saya sampai gregetan  kalau diajak cerita tentang kasus ini. “Kok bisa baru ketauan setelah 6 bulan, lha apa selama ini nggak di cek dulu, lha terus kalau tidur satu kamar gimana….” heheheh
Bicara kepalsuan identias tentu masih ingat kisah mas Gayus Tambunan, yang bisa kemana-mana dengan nama palsu, bahkan sempat membuat paspor palsu hingga bisa jalan-jalan ke negeri seberang.
Barang Palsu ( Bajakan )
Untuk yang satu ini, sepertinya sudah tidak usah diragukan lagi, lihatlah disekitar kita, atau bahkan mungkin dirumah kita, Merk barang palsu bertebaran dimana-mana, mulai barang elektronik, makanan, pakaian, kosmetik semua ada. Contoh yang sempat terjadi ketika para ibu-ibu dihebohkan dengan adanya kosmetik palsu yang ternyata mengandung zat berbahaya bagi kulit. Beberapa hari lalu saya menonton tayangan televisi, proses pembuatan minuman palsu, seorang pedagang di jakarta membuat minuman palsu dengan memanfaatkan kemasan bekas. Belum lagi keresahan para artis di negeri ini, ketika penjualan CD Orisinil mereka tidak laku, tetapi CD Bajakan tersebar kemana-mana.
Ijazah Palsu 
Tentang hal ini sebenarnya bukan cerita baru lagi, sudah sejak dahulu saya mendengar banyak sekolah dan perguruan tinggi yang berani mengeluarkan ijazah palsu, bahkan bisa jadi kemudahan mendapatkan ijazah palsu ini dimanfaatkan oleh saudara-saudara kita yang ingin maju menjadi calon pejabat. Sudah bukan berita palsu lagi ketika ada beberapa pejabat tinggi yang di guncang dengan isu pemalsuan ijazah.  Boleh di coba di cari, karena ternyata layanan Ijazah palsu juga dijajakan melalui media online. Haduuuhh
Uang Palsu 

Kasus yang satu ini sering terjadi, penjaga konter pulsa di sebelah kantor sering mengeluh kalau pas menemukan uang palsu, karena ternyata ada saja orang-orang iseng yang membeli pulsa dengan menggunakan uang palsu. Beberpa waktu lalu berita beredarnya uang palsu di masyarakat dalam jumlah ratusan juta sempat meresahkan masyarakat. Tentu saja hal ini sangat merugikan kita semua.  
Teror Bom Palsu 
Ini juga tidak kalah hebohnya akhir-akhir ini, ketika beberapa waktu lalu negeri kita heboh dengan datangnya paket Bom dalam kiriman sebuah buku, mendadak beberapa pihak mendapatkan paket yang diduga bom, namun ketika di teliti oleh tim gegana paket tersebut bukan bom, hanya sebuah teror belaka. Bahkan dulu teman saya juga pernah bercerita ketika kantornya sebuah Bank swasta menerima informasi adanya sebuah bom, ternyata ini hanya isapan jempol belaka, alias teror palsu. Halah, lha emang siapa yang mau diteror asli, tapi setidaknya teror palsu ini juga sempat membuat panik dong.
Janji Palsu
Hampir semua orang mungkin penah merasa kecewa dengan sebuah janji dari rekan bisnis, sahabat, teman kerja, atau keluarga kita. Kadang-kadang mereka harus berjanji dan tidak ditepati alias janji palsu. Saya sendiri sampai sekarang masih kecewa dengan para pejabat di daerah saya, ketika masih kampanye dulu mereka mengobral janji-janji, tapi sudah beberapa tahun berhasil duduk menjadi pejabat tapi masih banyak janji-janji yang tidak terpenuhi.
Waduh, kalau bicara tentang yang palsu-palsu lain, masih banyak. Mungkin teman-teman bisa menambahkan lagi. Tapi dari semua itu tentu tidak semua hal yang palsu-palsu menjadi hal negatif.  Rekan saya yang sudah 7 tahun ini sangat terbantu dengan “kaki palsu” karena harus menerima kenyataan di amputasi kakinya setelah kecelakaan parah.
Terkait hal-hal palsu yang membuat orang lain merugi, saya rasa sudah saatnya kita kita mencoba untuk mencari yang asli-asli aja.
Mari kita belajar dari seorang korban Pemalsuan di negeri ini. Kasus yang hari ini masih heboh tentang pernikahan seorang Umar dengan istrinya yang ternyata laki-laki. Malam tadi ketika saya menonton berita tentang kisah Identitas Pengantin palsu, si Umar dengan wajah lugu mengatakan “semoga ini semua ada hikmahnya bagi saya, dan bagi masyarakat lain”.  Sungguh betapa keikhlasan seorang umar, disaat harusnya dia merasa sakit hati, remuk redam karena menjadi korban pemalsuan dia tetap melihat sisi positif, dan berharap mendapatkan hikmah.
Smoga negeri kita selamanya tidak menjadi negeri yang penuh dengan kepalsuan…
Share to Media

19 thoughts on “Bangsa serba Palsu

  • 09/01/2021 pada 8:39 am
    Permalink

    My wife and i have been really lucky when Louis managed to finish off his research using the precious recommendations he made through your web site. It is now and again perplexing to simply find yourself making a gift of steps which often some other people may have been trying to sell. Therefore we realize we need the writer to give thanks to for this. The specific illustrations you made, the straightforward web site navigation, the relationships you will help to instill – it is most remarkable, and it is leading our son in addition to us reason why this subject is fun, which is seriously pressing. Thanks for the whole lot!

  • 08/01/2021 pada 11:53 pm
    Permalink

    My spouse and i felt now fortunate that Emmanuel could conclude his investigation out of the ideas he gained in your web page. It’s not at all simplistic to just choose to be giving freely information that many other folks have been selling. And we all figure out we have the website owner to be grateful to for that. The explanations you have made, the simple site menu, the friendships you can give support to engender – it’s got everything fabulous, and it’s really facilitating our son and the family feel that the idea is enjoyable, and that is incredibly important. Thank you for all the pieces!

  • 08/01/2021 pada 9:48 am
    Permalink

    I precisely had to appreciate you all over again. I’m not certain the things I might have done in the absence of the actual ideas discussed by you concerning such field. It became a real difficult condition in my opinion, however , seeing the very specialised style you resolved that made me to leap over gladness. I will be happy for this service and then pray you realize what a great job you happen to be providing teaching people today using your web site. Most likely you have never got to know any of us.

  • 20/04/2011 pada 10:50 am
    Permalink

    ternyata banyak juga yang palsu-palsu y mas 😀
    bener yang aneh dr umar dan icha adalah..mengapa si umar ini tidak memeriksa dulu apa emang orangnya pemalu wkwkw 😀

  • 09/04/2011 pada 2:38 pm
    Permalink

    Kasus si Umar bener2 aneh dah.. Dilihat dari mukanya si istri udah nampak kok bancinya,, kok umar bisa gak nyadar yak (-_-“)

    Tapi Indonesia emang banyak hal2 yang palsu,, untunya presiden kita gak palsu juga *eh*

  • 07/04/2011 pada 8:14 am
    Permalink

    haloo mas odjie

  • 07/04/2011 pada 12:44 am
    Permalink

    sebanarnya rada aneh sama cerita Umar itu, kok bisa ga tau ya???

    saya masih suka nonton CD bajakan, tapi minjem:(*ngaku deh gw

  • 06/04/2011 pada 1:39 pm
    Permalink

    ada juga blog palsu mas. blog saya sebelumnya pakai domain gratis .tk tapi pada awal tahun tiba-tiba menghilang alias tak bisa dibuka, yang membuat saya kembali ke blogspot. eh, selang seberapa hari saya dapat pemberitahuan lewat e mail katanya web saya yang pakai .tk aktif lagi yang ketika dibuka tampilannya beda. palsu…

  • 06/04/2011 pada 6:04 am
    Permalink

    hemm.. tambahan lagi donk. Janji-janji palsu. ihihi.. kayaknya negeri ini harusnya bernama palsunesia deh.

  • 05/04/2011 pada 7:37 pm
    Permalink

    # Sarah : bener banget, kalau udah bicara agama, jangn sampe deh ada agama palsu… hmmm tapi ada lho nabi palsu.. hehehe

    # Solopuck : hahahah kalau masalah cinta palsu saya no coment aja deh, mungkn jenengan yang lebh paham…

  • 05/04/2011 pada 7:16 pm
    Permalink

    Kadang cinta pun di palsukan mas demi sebuah kebahagiaan palsu………..
    tipu menipu… dah jadi tren,, karena tanpa kita sadari sering kita tipu hati kita..
    demi ego,, demi “seseorang” yang mungkin juga menipu''''
    slam.. solopouck…

  • 05/04/2011 pada 1:31 pm
    Permalink

    Negeriku ngeriku, seperti itu kata bang Iwan Fals.
    Bagi yang tak tau mal;u ini sorga sorgannya sorga kata Iwan Fals juga.
    Ngeri juga bila semua bisa di palsukan, asalkan jangan agama yang di palsukan.

  • 05/04/2011 pada 12:56 pm
    Permalink

    # Aina : hahaha, wah kyaknya pernah dengar Putri yg tertukar, sinetron yach…. hahahaha

  • 05/04/2011 pada 12:50 pm
    Permalink

    anak palsu juga ada Mas… puteri yang ditukar…hihi

  • 05/04/2011 pada 12:42 pm
    Permalink

    # FANY : nah iya.. saking canggihnya mbak, saya juga sampe gak bisa mikir… heheheh

    # Tukang Colong : ini blog asli mas, dijamin 100 pake garansi… heehehehe

  • 05/04/2011 pada 12:42 pm
    Permalink

    Tapi cintaku pada produk negriku asli lho hehehe
    nice info….

  • 05/04/2011 pada 11:17 am
    Permalink

    itu yg saya bingung masa gak tau kalo isterinya itu cowok. aneh deh….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.