BERITA

Kenapa Toko Pojok Lebih Ramai?

Kenapa Toko Pojok Lebih Ramai?

Namanya “Toko Pojok”, itu yang sering saya dengar dari para santri MBS yang kerap berbelanja disana. Entah mengapa dinamakan Toko Pojok, mungkin supaya gampang saja, lebih mudah mengingat karena letak toko tersebut memang berada dipojok jalan. Tepatnya perempatan didekat perlintasan kereta api Prambanan. Sekilas tidak ada yang berbeda dengan dengan toko lain, bahkan di toko ini suasana terkesan sedikit sumpek, penataan barang masih belum rapi. Pelayananya juga biasa saja, malah cenderung cuek, ini yang saya rasakan saat saya mencoba kesini hari Jumat ini. Untuk mengobati rasa penasaran saya, saya menyengaja menuju toko yang berdiri tidak jauh dari perlintasan kereta api…
Read More
Melawan Ahok

Melawan Ahok

Berani, Tegas dan Arogan, inilah kesimpulan dari sebagian rakyat Jakarta kalau ditanya tentang gaya kepemimpinan Gubernurnya. Apa yang menjadi keputusan ahok memang banyak mengundang pro dan kontra. Adapula yang mencoba untuk melawan, lagi lagi Gubernur DKI Jakarta atau yang biasa dipanggil Ahok mendapat perlawanan, sejumlah organisasi mendeklarasikan berdirinya gerakan Lawan Ahok, Sabtu (22/8/2015). Ini menjadi kesekian kali adanya ormas yang tidak setuju dengan kebijakan pemerintah Jakarta, khususnya rencana relokasi yang berahir penggusuran warga dikawasan Kampung Pulo beberapa waktu lalu. (lebih…)
Read More
Yang Bersorak dan Yang Menjerit Karena Rupiah tembus Rp.14.000 per USD

Yang Bersorak dan Yang Menjerit Karena Rupiah tembus Rp.14.000 per USD

Rupiah telah menyentuh Rp 13.900 per dollar USD (Jumat, 21/8/2015). Bukan tidak mungkin besok, Senin (24/8), Rupiah akan menembus level psikologis Rp 14.000 dan terus merosot hingga Rp 15.000 per dollar USD pada hari-hari selanjutnya. Usaha-usaha untuk menjaga Rupiah agar tidak tergerus terus, telah banyak di lakukan. Menteri Keuangan kita, Bambang Brodjonegoro sibuk mencari kambing hitam penyebab Rupiah terus merosot seraya mengatakan bahwa Rupiah sudah undervaluable. Menko Perekonomian yang baru, Darmin Nasution, melakukan usaha senyap (entah apa) untuk mengangkat kembali Rupiah dari keterpurukannya. (lebih…)
Read More
Kenapa Ekonomi Indonesia Berjalan Lambat

Kenapa Ekonomi Indonesia Berjalan Lambat

Pertumbuhan Ekonomi para kuartal pertama dan kedua ternyata belum sesuai harapan, diawali dengan kegembiraan dan harapan besar rakyat Indonesia dengan hadirnya pemimpin baru, ternyata apa yang diharapkan belum sepenuhnya terjadi. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama tercatat paling lambat dalam lima tahun terakhir. Sebagian faktor adalah lemahnya permintaan dari pasar ekspor utama Indonesia seperti China dan Singapura serta belanja pemerintah yang lebih rendah dari harapan. Menurut Badan Pusat Statistik, perekonomian Indonesia tumbuh 4,71 persen dari tahun sebelumnya, dan melambat 5,01 persen dari triwulan sebelumnya. Secara kuartalan, perekonomian menyusut 0,18 persen setelah mengalami kontraksi 2,06 persen pada periode Oktober-Desember. Sementara itu,…
Read More
No widgets found. Go to Widget page and add the widget in Offcanvas Sidebar Widget Area.