komisi8@yahoo.com

 

 Membaca judul postingan saya tersebut pastinya rekan-rekan langsung paham, komisi8@yahoo.com adalah “email” yang  beberapa hari terahir ini sedang  banyak dibicarakan sebagai guyonan bagi semua kalangan di masyarakat.
Semua berawal dari  sebuah video yang di unggah di situs youtube oleh para pelajar dan mahasiswa di Australia, dalam video yang memperlihatkan sebuah diskusi tanya jawab anggota DPR dari Komisi 8 itu cukup menarik perhatian. Pasalnya ketika ditanyakan alamat email anggota DPR dari Komisi 8 para anggota DPR yang terhormat terlihat bingung dan tidak bisa menjawab.Untunglah salah seorang dari mereka dengan lantang segera menyahut dengan menjawab “komisi8@yahoo.com” , entah beliau tau atau sekedar ingin menutupi rasa kebingungan rekan-rekannya yang lain.
Tapi persoalanya menjadi lebih heboh ketika pada malam itu juga seorang mahasiswa langsung mencoba mengirimkan sebuah email ke alamat yang disebutkan tadi, dan… tidak terkiri. Artinya alamat email tersebut ternyata palsu, alias fiktif belaka.
Akhirnya usai diskusi, hal ini menjadi bahan pembiacaraan bahkan olok-olokan dari sebagian peserta diskusi.
Tanpa bermaksud latah, dan ikut-ikutan untuk posting tentang hal ini,  saya pribadi kok heran bercampur prihatin. Apa iya, para anggota Dewan kita yang terhormat itu sampai tidak hafal atau bahkan tidak tahu alamat emailnya. Ini sangat memalukan tentunya, apalagi setelah di unggah di situs Youtube, video itu tersebar hingga keselurh pelosok dunia. Seharusnya sudah menjadi keharusan bahwa semua anggota dewan yang terhormat itu mengerti hal-hal terkait komunikasi. Apalagi di jaman yang super canggih dengan peningkatan pelayanan alat komunikasi jaringan internet yang pastinya bisa dinikmati oleh seluruh anggota Dewan. Menurut ketua DPR pak Marjuki Ali mengatakan wajar sekali kalau anggota DPR tidak tau alamat emailnya, karena email itu bukan untuk tempat menyerap aspirasi.
Sebagai orang awam saya tidak tau masalah terkait penyerapan aspirasi melalui jaringan internet, tapi yang jelas peristiwa yang saat ini masih menjadi bahan pemberitaan media ini bagi saya sangat memalukan. Mudah-mudahan ini menjadi sebuah pelajaran berharga bagi para anggota dewan yang terhormat untuk memperbaiki sistem kerja dan hal-hal lain yang sebenarnya sepele, tapi bisa menjadi sangat fatal kalau diabaikan.
Alamat email saya : mas_odjie@masodjie.com  ( sedikit bangga tidak menggunakan domain yahoo.com ) hehehe
Share to Media

8 thoughts on “komisi8@yahoo.com

  • 08/01/2021 pada 9:49 am
    Permalink

    I am also commenting to let you know of the helpful encounter my friend’s daughter found reading through your web page. She figured out numerous issues, not to mention what it’s like to have an amazing giving mood to have men and women really easily have an understanding of selected impossible subject areas. You really exceeded our own expectations. Many thanks for imparting the interesting, safe, explanatory and even easy thoughts on the topic to Janet.

  • 08/01/2021 pada 8:19 am
    Permalink

    I am just writing to make you understand what a outstanding experience my wife’s girl obtained using your web site. She noticed so many pieces, which included what it is like to possess an excellent helping nature to let a number of people clearly completely grasp a number of advanced issues. You actually did more than her desires. I appreciate you for churning out such effective, dependable, edifying and cool guidance on that topic to Emily.

  • 15/05/2011 pada 10:31 am
    Permalink

    waduh,, sebuah lambaga pemerintahan gak tahu atau bahkan gak punya? sebuah email,, parah banget yak wakil entah rakyat mana mereka itu..

    Klo aku masih suka pake yahoo.com seh,, walaupun ada punya juga email dari domain sendir, hehe

  • 09/05/2011 pada 2:33 pm
    Permalink

    Kalo pak marjuki bilang bukan sebagai tempat menyerap aspirasi… gak apa-apalah… tetapi khan dengan menyebarnya video ini membuat nama bangsa gak baik… memalukan saja,, alamat email aja gak tau…

  • 07/05/2011 pada 11:57 pm
    Permalink

    padahal email itu sangat penting kalo urusan bisnis atau pekerjaan… ckckck.. kelewatan sampai alamat email aja mengada ada. saya lihat liputannya dimana-mana malah makin emosi, secara kompetensi anggota dewan yang katanya terhormat itu jadi jatuh karena kelakuan mereka sendiri

  • 07/05/2011 pada 9:06 am
    Permalink

    hahah, anggota DPR jadi kebingunan ngejawabnya..
    gimana mau mewakili aspirasi rakyat..
    hemm..

  • 06/05/2011 pada 10:07 pm
    Permalink

    waduh waduh, bisa dibilang masih pinter'an saya donk mas . . . 😀

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.