Menu

Perjalanan

04/09/2010 | Uncategorized
Inspirasi : Keterbatasan bukan halangan untuk beramal sholeh
Sore itu perjalanan penuh inspirasi, saat bersilaturahmi ke rumah family.
Rumah kecil sangat sederhana, seorang wanita tua bersama suaminya menyambut dengan hangat ketika kami masuk kerumah beliau, terlihat keriput paras tua tanda kelelahan tersenyum menyambut kami berdua ( aku dan istri ). Tidak terlihat raut susah, yang ada hanya keramahan yang hangat terasa dari sambutan mereka berdua.
Yach, kami harus belajar banyak dari kehidupan “Pak Lek dan Bu Lek ( begitu biasa kami menyapa. Meskipun hidup dalam kesederhanaan, tapi tak pernah sekalipun terlontar keluhan dari mulut mereka.
Pak Lek hanya seorang buruh cangkul yang mengandalkan kekuatan tubuh rentanya. Sementara Bu Lek membantu penghasilan dari upah menuai padi di sawah milik tetangga. Akhir-akhir ini kondisi pak lek sering sakit, akibatnya beliau terpaksa hanya beristirahat dirumah.
Hal yang mencengangkan adalah, ketaatan mereka berdua pada perintah Allah, dibulan ramadhan ini mereka tetap berpuasa. Bahkan bulek sempat bercerita bahwa beliau masih sering bertadarus rutin setiap pagi seusai sholat subuh dilantai bawah dipan kecilnya. “alhamdulillah, ini udah hampir rampung khatam satu qur’an” ujarnya penuh bahagia.
Kami tertegun, betapa usia tua, kondisi serba kekurangan tidak menyurutkan semangat mereka untuk mengisi ibadah ramadhan bulan ini dengan sia-sia. Sebuah pelajaran berharga dari perjalanan silaturahmi sore ini. Betapa kami yang masih muda ini belum bisa rutin untuk bertadarus, dengan dalih alasan kesibukan kadang-kadang seharian Al Qur’an di rumah tidak tersentuh. Astaghfirullah, kami merasa malu pada mereka berdua. Terlabih malu kepada Allah. Disisa ramadhan yang tinggal hitungan hari ini, masih ada waktu untuk membuat satu tekad memanfaatkan sisa ramadhan yang ada untuk memperbanyak amal. Terimakasih Pak Lek dan Bu Lek, udah memberi inspirasi dan pelajaran berharga buat kami.
Share to Media

Related For Perjalanan