YA RASULULLAH PUISI GUS MUS

maxresdefault (1)

KLIK DISINI UNTUK MELIHAT VIDEONYA

Sholawat

Ya Rasulalloh sholawat dan salam bagi paduka
Dari kedua mataku yang menggenang airmata dan darah
Serasa kulihat manik-manik mutiara berkilauan di kedua mata paduka yang indah
Paduka pasti terluka memandang kelakuan kami
Paduka pasti berduka
Oh Rasulalloh oh kekasih
Ampun, bukan kami hendak mempermalukan paduka
Tapi kami tak sekuat paduka
Dunia telah menguasai diri kami
Padahal paduka telah berulang kali mengingatkan
Kami terlalu memanjakan daging-daging
Dan mengabaikan sukma-sukma kami
Kami terlalu sibuk membela kepentingan diri sendiri
Berebut materi sambil meneriakkan nama paduka
Maka kami pun tak bisa mendengar suara paduka yang merdu menghimbau penuh kasih sayang
Mengajak saling menyayang

Ya Rasulalloh sholawat dan salam bagi paduka
Mereka yang tak mau mendengar paduka
Tak percaya pada keabadian hakiki yang paduka tunjukkan
Telah mengejar kebahagiaan semu mereka sendiri
Dan mereka harus membuktikan kekeliruan mereka dalam kepahitan azab penderitaan
Oh, alangkah malang
Oh, alangkah sayang
Tak ada kebahagiaan pada daging yang dimanjakan
Tak ada kebahagiaan pada kepentingan sesaat
Tak ada kebahagiaan pada kepentingan sendiri yang dimenangkan
Tak ada kebahagiaan pada kenikmatan singkat
Tak ada kebahagiaan pada api yang membakar
Tak ada kebahagiaan pada darah yang tertumpah
Tak ada kebahagiaan pada dendam yang diumbar
Tak ada kebahagiaan pada kobaran amarah
Tak ada kebahagiaan pada puing-puing berasap
Tak ada kebahagiaan pada tangis dan ratap
Tak ada kebahagiaan pada kebahagiaan yang telah paduka tunjukkan
Oh Rasulalloh, oh kekasih
Kami terlalu mencintai diri kami
Hingga mencelakakannya
Ternyata paduka lebih mencintai diri kami
Ya Rasulalloh sholawat dan salam bagimu selalu

Ya Rasulalloh

Aku ingin seperti santri berbaju putih yang tiba-tiba datang menghadapmu
Duduk menyentuhkan dua lututnya pada lutut agungmu
Dan meletakkan kedua telapak tangannya di atas paha-paha mulyamu
Lalu aku akan bertanya:
Ya Rasulalloh tentang islamku, Ya Rasulalloh tentang imanku, Ya Rasulalloh tentang ihsanku
Ya Rasulalloh mulut dan hatiku bersaksi tiada tuhan selain Alloh
Dan engkau Ya Rasulalloh utusan Alloh
Tapi kusembah juga diriku
Astaghfirulloh
Dan risalahmu hanya kubaca bagai sejarah Ya Rasulalloh
Setiap saat jasadku sholat
Setiap kali tubuhku bersimpuh
Diriku jua yang kuingat
Setiap saat kubaca sholawat
Setiap kali tak lupa kubaca salam
Assalamu’alaika ayyuhannabiyyu warohmatullohi wa barokatuh
Salam kepadamu wahai nabi juga berkat dan rahmat Alloh
Tapi tak pernah kusadari apakah di hadapanku kau menjawab salamku
Bahkan apakah aku menyalamimu
Ya Rasulalloh ragaku berpuasa dan jiwaku kulepas bagai kuda
Ya rasulalloh sekali-kali kubayar zakat dengan niat dapat balasan kontan dan berlipat
Ya Rasulalloh aku pernah naik haji sambil menaikkan gengsi
Ya Rasulalloh sudah islamkah aku
Ya Rasulalloh aku percaya Alloh dan sifat-sifat Nya
Aku percaya malaikat dan percaya kitab-kitab suci Nya
Percaya nabi-nabi utusannya
Aku percaya akhirat, percaya qodho’ qodar Nya seperti yang kucatat dan kuhafal dari ustadz
Tapi aku tak tahu seberapa besar itu mempengaruhi lakuku
Ya Rasulalloh sudah imankah aku?
Ya Rasulalloh setiap kudengar panggilan aku menghadap Alloh
Tapi apakah ia menjumpaiku
Sedang wajah dan hatiku tak menentu
Ya Rasulalloh dapatku aku berihsan?
Ya Rasulalloh aku ingin menatap walau sekejab
Wajahmu yang elok mengerlap
Setelah sekian lama mataku hanya menangkap gelap
Ya Rasulalloh aku ingin mereguk senyummu yang segar
Setelah dahaga di padang kehidupan yang hambar
Hampir membuatku terkapar
Ya Rasulalloh meski secercah, teteskan padaku cahayamu
Buat bekalku sekali lagi
Menghampiri Nya

Share to Media
By Odjie Samroji

5.521 thoughts on “YA RASULULLAH PUISI GUS MUS