Pagi ini (Senin 25 April 2011) saya baru saja usai memberi ucapan Selamat Berjuang kepada puluhan anak2 didik saya tingkat SMP yang hari ini mulai melaksanakan Ujian Nasional. Bahkan saat mengetik tulisan ini, mereka sedang serius didalam ruangan ujian.

Beberapa saat lalu dengan senyum penuh optimis mereka semua terlihat semangat dan begitu antusias. Sama sekali tidak terlihat kecemasan, ketegangan apalagi ketakutan dalam raut wajah mereka.  Beberapa hari lalu saya selalu berupaya untuk meyakinkan kepada mereka bahwa hari ini merupakan pesta yang ditunggu-tunggu buat mereka, jadi jangan sampai dilewatkan dengan kecemasan. Nampaknya mereka mengerti dengan apa yang saya sampaikan.
Saya juga salut dengan keseriusan mereka dalam mempersiapkan UN hari ini, kebiasaan rutin yang mereka lakukan sejak 3 tahun ini yaitu melaksanakan Sholat Tahajud bersama ( Sekolah kami model Boarding School ) di Mushola, dilanjutkan dengan makan sahur sebagai bekal persiapan puasa besok.
Bagi sebagian anak, mungkin ketika hari ini Ujian Nasional pagi-pagi sudah dipersiapkan sarapan setidaknya menu yang spesial dari orang tua mereka. Tapi  hal ini tidak terjadi dengan siswa-siswa disekolah kami, sarapan pagi mereka dilakukan jam 3.00 dini hari. Artinya mereka hari ini tetap komitmen untuk tidak meninggalkan kebiasaan sebelumnya melaksanakan puasa sunnah hari Senin.
Mudah-mudahan usaha yang mereka lakukan membuahkan hasil yang maksimal karena dilandasi dengan niatan ibadah.
Seperti yang sudah diketahui bahwa mulai hari ini hingga 4 hari kedepan, seluruh peserta didik tingkat SMP melaksanakan Ujian Nasional. Sebanyak 3.7 juta siswa diseluruh Indonesia hari ini melaksanakan UN. Tentunya kita semua berharap semua mereka diberikan kemudahan, kelancaran dan keberhasilan dalam mengerjakan soal-soal Ujian.
Yang paling penting, salah satu unsur yang perlu kita tekankan adalah aspek kejujuran, saya kutip sedikit tulisan dari sahabat sekaligus guru saya Pak Siswandoyo (Djangan Pakies) Membangun kejujuran hampir tiga tahun membutuhkan sebuah proses dan waktu sehingga anak sudah memahami apa arti jujur dengan penuh tanggungjawab dihadapan orang lain dan tentu saja kejujuran itu ada pertanggujawaban di hadapan Alloh SWT. Inilah nilai yang sangat mahal harganya, ketika anak mampu jujur bukan karena orang lain tapi semata jujur karena rasa cintanya pada Sang Pencipta. ( http://siswandoyo-muhammad.blogspot.com)
 
Akhirnya kata tentu kita semua sebagai bagian dari mereka ( orang tua, saudara, pendidik, pemerintah dll ) selayaknya tidak berhenti untuk terus berdo’a bagi  keberhasilan anak-anak kita. Bagi rekan-rekan bloger yang kebetulan putra-putrinya mengikuti Ujian Nasional hari ini,  saya ucapkan Selamat dan Sukses untuk putra-putrinya, disertai do’a dengan penuh keyakinan semoga mereka semua bisa berhasil.
Khusus kepada para anak didik saya  di Muhammadiyah Boarding School Yogyakarta  yang saat ini sedang berjuang saya ucapkan “Gambaru ! ” Ayo berjuang hingga akhir”  buktikan kalian bisa menjadi yang terbaik !
Share to Media
33 thoughts on “Selamat Berjuang ! Peserta UN SMP”
  1. I have to thank you for the efforts you’ve
    put in writing this blog. I’m hoping to
    see the same high-grade content by you in the future as well.
    In truth, your creative writing abilities has motivated me to
    get my own blog now 😉

  2. I am also writing to make you know what a impressive encounter my friend’s girl gained reading through your web page. She learned plenty of pieces, which include what it’s like to possess an amazing helping mood to let most people smoothly know several impossible subject matter. You truly exceeded our own expectations. Thank you for offering these invaluable, safe, explanatory and even fun tips about this topic to Julie.

  3. pagi
    aku ikut mengucapkan selamat berjuang juga mas meski terlambat.

    Semoga sukses selalu kawand ya

  4. selamat menempuh ujian Nasional buat yang merayakan (loh?).. emang sih, ketika semua berawal dari kejujuran..insya alloh hasilnya akan menenteramkan hati. apapun hasilnya, udah berusaha yang terbaik dan memasrahkan pada sang pencipta aja.

  5. Dengan adanya UN ,Zaman sekarang anak2 sudah diajarkan harus 'berjuang' dalam hidup ini…tidak seperti kita dulu yang masih bisa LUlus dengan bantuan kiri-kanan…
    Ada sisi positive dan negative nya…
    Dalam hiduuupp…yuuuk ah kita ambil sisi positifnya aja…;D
    BRAVO juga buat MAS odjie yg postingannya selalu peduli lingkungan…sukses selalu..

    Salam blogger…

  6. #Sang Cerpenis : Aminn… makasih dukungannya ya
    #Yunda Hamasah : Makasih atas kunjugannya mbak, makasih juga suportnya
    #M.Avip : heheheh kok malah jenengan yang ikut deg-degan pak… hidup anak sekolah !
    #Choirul : aminn makasih doanya pak…

  7. saya ikut deg degan pak, tapi mereka harus terus disemangati. tadi pagi saya dengar dalam upacara bendera di sekolah yang saya lewati isinya juga himbauan agar jangan sekedar lulus. hidup anak sekolah

  8. Alhamdulillah masih banyak guru seperti Mas Ojie yang begitu perhatian pada anak didiknya….dan senang rasanya masih ada sekolah sebaik sekolah Muhammadiyah Boarding School Yogyakarta yang masih semangat dengan ibadah-ibadah sunnah sejak usia belia 🙂 Dan terus berjaung untuk UN jujur, buktikan pada semua bahwa berprestasi juga bisa dengan kejujuran, bahkan akan lebih barokah 🙂 Ini kunjungan balik Mas….Terus berjuang.

  9. Assalamu'alaikum Kang Odjie,
    semoga anak-anak kita mampu berprestasi secara rohani dan prestasi sekolah yang didasari semata mencari ridho Alloh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.